Teks Khutbah Jum’at “Bulan Rajab dan Mengawal Kemenangan Rakyat Palestina dan Menghukum Penjahat Perang”
Teks Khutbah Jum’at
“Bulan Rajab dan Mengawal Kemenangan Rakyat Palestina dan Menghukum Penjahat Perang”
Oleh Dr. Derysmono, Lc., S.Pd.I., M.A.
(Wakil CEO adaustadzh.com, Sekum PP HDMI, Direktur Ma’had Aly Raudhotul Qur’an Azzam Sako)
Khutbah ke-1
الْحَمْدُ لِلّٰهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ، وَبِهِ نَسْتَعِيْنُ عَلَى أُمُوْرِ الدُّنْيَا وَالدِّيْنِ، وَالصَّلَاةُ وَالسَّلَامُ عَلَى أَشْرَفِ اْلأَنْبِيَاءِ وَالْمُرْسَلِيْنَ، نَبِيِّنَا مُحَمَّدٍ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَعَلَى اٰلِهِ وَأَصْحَابِهِ وَالتَّابِعِيْنَ وَمَنْ تَبِعَهُمْ بِإِحْسَانٍ إِلىَ يَوْمِ الدِّيْنِ، أَشْهَدُ أَنْ لَا إِلٰهَ إِلَّا الله وَحْدَه لَاشَرِيْكَ لَهُ الْمَلِكُ الْحَقُّ اْلمُبِيْن. وَأَشْهَدُ أَنَّ سَيِّدَنَا مُحَـمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ صادِقُ الْوَعْدِ اْلأَمِيْن. أَمَّا بَعْدُ فَيَا أَيُّهَا الْحَاضِرُوْنَ. اِتَّقُوا اللهَ حَقَّ تُقَاتِهِ وَلَا تَمُوْتُنَّ إِلَّا وَأَنْتُمْ مُسْلِمُوْنَ. فَقَالَ اللهُ تَعَالَى: اِنَّمَا الْمُؤْمِنُوْنَ اِخْوَةٌ فَاَصْلِحُوْا بَيْنَ اَخَوَيْكُمْ وَاتَّقُوا اللّٰهَ لَعَلَّكُمْ تُرْحَمُوْنَ
Hadirin Jama’ah Jum’ah yang dirahmati Allah
Alhamdulillah segala puji bagi Allah Subhanahu Wa Ta’ala yang telah memberikan banyak nikmat dan anugrah kepada kita, bil khusus telah memberikan nikmat paling khusus, yaitu nikmat Islam dan iman. Mari kita senantiasa syukuri dan nikmati.
Sholawat dan salam senantiasa kita bacakan untuk kepada Baginda Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam, beliau adalah teladan sejati dalam membela hak-hak umat Islam, memerangi kezhaliman dan menjunjung tinggi kebenaran.
Hadirin yang dirahmati Allah
Pada kesempatan kali ini izinkan juga Khatib menyampaikan nasehat dan wasiat bagi diri khotib dan kepada hadirin yang dirahmati oleh Allah subhanahu wa ta’ala untuk senantiasa meningkatkan ketakwaan kepada Allah rasa sayang kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala takut kepada azabnya Allah dan senantiasa mengikuti dan melaksanakan perintah Allah subhanahu wa ta’ala dan menjauhi larangan-larangannya.
Hadirin yang dirahmati Allah
Izinkan khotib Pada kesempatan kali ini menyampaikan suatu tema yaitu Bulan Rajab dan Mengawal Kemenangan Rakyat Palestina dan Menghukum Penjahat Perang.
Hadirin yang dirahmati Allah
Alhamdulillah, kita di bulan Rajab, bulan haram, bulan yang dimuliakan Allah swt. Allah berfirman,
إِنَّ عِدَّةَ الشُّهُورِ عِنْدَ اللَّهِ اثْنَا عَشَرَ شَهْرًا فِي كِتَابِ اللَّهِ يَوْمَ خَلَقَ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضَ مِنْهَا أَرْبَعَةٌ حُرُمٌ ذَلِكَ الدِّينُ الْقَيِّمُ فَلَا تَظْلِمُوا فِيهِنَّ أَنْفُسَكُمْ
“Sesungguhnya bilangan bulan pada sisi Allah adalah dua belas bulan, dalam ketetapan Allah di waktu Dia menciptakan langit dan bumi, di antaranya empat bulan haram. Itulah (ketetapan) agama yang lurus, maka janganlah kamu menganiaya diri kamu dalam bulan yang empat itu.” (QS. At Taubah: 36)
Menurut Ibnu Katsir terhadap ayat ini,
Rajab, berasal dari tarjib, artinya menghormat…. bulan-bulan Haram itu janganlah kalian berbuat aniaya terhadap diri kalian sendiri, karena dalam bulan-bulan Haram itu sanksi berbuat dosa jauh lebih berat daripada dalam hari-hari lainnya (Tafsir Ibnu Katsir)
Ini adalah bagian dari keutaaman bulan rajab, sebagai muslim tentunya kita menginginkan kebaikan, keberkahan dan pahala dari Allah swt.
Begitu ini luar biasanya bulan ini, bahkah ada doa yang sering kita baca untuk meraih keutamaanya
حَدَّثَنَا عَبْد اللَّهِ حَدَّثَنَا عُبَيْدُ اللَّهِ بْنُ عُمَرَ عَنْ زَائِدَةَ بْنِ أَبِي الرُّقَادِ عَنْ زِيَادٍ النُّمَيْرِيِّ عَنْ أَنَسِ بْنِ مَالِكٍ قَالَ كَانَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِذَا دَخَلَ رَجَبٌ قَالَ اللَّهُمَّ بَارِكْ لَنَا فِي رَجَبٍ وَشَعْبَانَ وَبَارِكْ لَنَا فِي رَمَضَانَ وَكَانَ يَقُولُ لَيْلَةُ الْجُمُعَةِ غَرَّاءُ وَيَوْمُهَا أَزْهَرُ
Telah menceritakan kepada kami ‘Abdullah, telah menceritakan kepada kami ‘Ubaidullah bin Umar dari Za`idah bin Abu Ar Ruqad dari Ziyad An Numairi dari Anas bin Malik, ia berkata, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam apabila memasuki bulan Rajab, maka beliau mengatakan,
اللَّهُمَّ بَارِكْ لَنَا فِى رَجَبٍ وَشَعْبَانَ وَبَلِّغْنَا رَمَضَانَ
“ALLAHUMMA BAARIK LANAA FII ROJAB WA SYA’BAN WA BALLIGHNAA ROMADHAN (Ya Allah, berkahilah kami di bulan rajab dan sya’ban, serta perjumpakanlah kami dengan bulan ramadhan)” Beliau bersabda,”Malam jum’at adalah mulia dan harinya terang benderang.”[1]
Meskipun hadist ini derajatnya dhoif, tapi tetap saja menunjukkan keutamaan yang luar biasa. Lalu bagaimana kita meraih keberkahan?
Hadirin yang dirahmati Allah
Banyak upaya yang dapat dilakukan, diantaranya adalah senantiasa mendukung perjuangan rakyat Palestina. Sebagai bagian dari pengamalan terhadap firman Allah.
Alhamdulillah, Kita telah mendengar bahwa Rakyat Palestina meraih kemenangannya, yaitu adanya ditandatanganinya gencatan senjata antara Palestina dan penjajah Zionis.
Tercapainya gencatan senjata untuk menghentikan agresi Israel di Jalur Gaza diumumkan Perdana Menteri Qatar Mohammed bin Abdulrahman bin Jassim Al Thani di Doha pada Rabu (15/1/2025) waktu setempat.
Dalam perjanjian tersebut ada 3 tahapan, yaitu;
Tahap Pertama (42 Hari): Penghentian operasi militer dan pengintaian udara di Gaza. Penarikan pasukan Israel dari daerah padat penduduk menuju perbatasan Gaza. Pertukaran tahanan dan narapidana antara kedua pihak. Tahap
Kedua (42 Hari): Penghentian total permusuhan dan operasi militer. Penarikan penuh pasukan Israel dari Gaza. Pertukaran tahanan tambahan, termasuk warga sipil dan tentara Israel.
Tahap Ketiga (42 Hari): Pemulangan jenazah dari kedua belah pihak. Rekonstruksi Gaza selama 3–5 tahun dengan dukungan internasional. Penghentian pengepungan total di Gaza.
Sebagaimana firman Allah swt
اِنَّمَا الْمُؤْمِنُوْنَ اِخْوَةٌ فَاَصْلِحُوْا بَيْنَ اَخَوَيْكُمْ وَاتَّقُوا اللّٰهَ لَعَلَّكُمْ تُرْحَمُوْن
Artinya: “Sesungguhnya orang-orang mukmin itu bersaudara, karena itu damaikanlah kedua saudaramu (yang bertikai) dan bertakwalah kepada Allah agar kamu dirahmati.” (QS. Al-Hujurat ayat 10).
Hadirin yang dirahmati Allah swt
Apa langkah kita sebagai umat Islam dalam rangka mengawal Kemenangan Rakyat Palestina dan Menuntut kejahatan Perang yang dilakukan Zionis?
Pertama, Memperkuat Solidaritas Melalui Dukungan Doa, Materi, dan Informasi.
Kita sebagai umat islam berkewajiban menolong saudara-saudara kita yang terjajah dan terzhalimi oleh zionis Israel.
Ingatlah terhadap firman Allah swt,
وَاِنِ اسْتَنْصَرُوْكُمْ فِى الدِّيْنِ فَعَلَيْكُمُ النَّصْرُ
Artinya: “Jika mereka meminta pertolongan kepadamu dalam (urusan pembelaan) agama (Islam), wajib atas kamu memberikan pertolongan.” Surat Al-Anfal ayat 72.
Berdosa kita membiarkan saudara kita menjerit dan meminta tolong, sementara kita diam membisu dan tak mau menolong mereka. Tunjukkan solidaritas kita.
Di masa sekarang ini, media sosial memiliki dampak yang luar biasa. Maka mari gunakan dalam menyerukan kepada dunia agar peduli dengan rakyat Palestina. Ini bagian dari dakwah al amr bil ma’ruf dan an-nahyu ‘anil munkar. Allah berfirman,
وَلْتَكُنْ مِنْكُمْ أُمَّةٌ يَدْعُونَ إِلَى الْخَيْرِ وَيَأْمُرُونَ بِالْمَعْرُوفِ وَيَنْهَوْنَ عَنِ الْمُنْكَرِ وَأُولئِكَ هُمُ الْمُفْلِحُونَ
“Dan hendaklah diantara kalian terdapat umat yang menyeru kepada kebajikan, memerintahkan kepada hal yang baik dan mencegah dari kemungkaran. Merekalah orang-orang yang beruntung“ (QS. Ali Imran; 104).
Hadirin yang dirahmati Allah
Sebagai duta kebenaran dan da’i, mari kita mengajak kepada kebenaran, membela mereka yang terzhalimi dan melawan tirani dan kezhaliman. Allah sebutkan dalam Al-Quran keutamaannya,
وَمَنْ أَحْسَنُ قَوْلًا مِمَّنْ دَعَا إِلَى اللَّهِ وَعَمِلَ صَالِحًا وَقَالَ إِنَّنِي مِنَ الْمُسْلِمِينَ
Artinya “Siapakah yang lebih baik perkataannya daripada orang yang menyeru kepada Allah, mengerjakan amal yang saleh, dan berkata: “Sesungguhnya aku termasuk orang-orang yang menyerah diri?” (QS. Fushshilat: 33).
Marilah kita mengajak umat Islam yng ada untuk menyalurkan donasi untuk mendukung kebutuhan hidup, perawatan kesehatan, dan pendidikan rakyat Palestina melalui lembaga yang terpercaya dan mengedukasi masyarakat global tentang situasi Palestina melalui media sosial, seminar, atau tulisan, sehingga opini dunia mendukung perjuangan mereka.
Kedua : Menyerukan Tanggung Jawab Hukum Bagi Penjahat Perang
Umat Muslim harus mendorong pemerintah negara-negara Islam untuk membawa kasus kejahatan perang Israel ke Mahkamah Pidana Internasional (ICC) atau forum PBB. Human Rights Watch (HRW) merilis sebuah laporan yang menunjukkan bukti-bukti dugaan kejahatan perang Israel di Jalur Gaza, Palestina. Laporan setebal 172 halaman yang dirilis HRW pada Kamis (14/11) mengungkap dugaan kejahatan perang yang dilakukan Israel terhadap warga Palestina di Jalur Gaza. Kejahatan perang itu di antaranya pemindahan paksa hingga pembersihan etnis[2].
Atas kejahatan perang, Mahkamah Pidana Internasional (ICC) di Den Haag, pada Kamis, 21 November 2024 menerbitkan surat perintah penangkapan untuk Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu, mantan Menteri Pertahanan Israel Yoav Gallant.
Sebagai Muslim kita mendukung upaya organisasi internasional dalam menyelidiki kejahatan perang yang dilakukan terhadap rakyat Palestina, termasuk serangan terhadap warga sipil, blokade, dan perusakan fasilitas umum.
Kita juga dapat berkontribusi melalui gerakan global untuk menekan Israel agar bertanggung jawab atas pelanggaran HAM di Palestina.
Hadirin yang dirahmati Allah
Ketiga : Menggalang Persatuan Umat Islam di Tingkat Global
Jangan jenuh untuk membela masjid Al-Aqsa, jangan bosan untuk senantiasa menyuarakan kemerdekaan Palestina. Karena kita, Masjid Al-Aqsa, dan rakyat Palestina dan seluruh umat islam adalah satu jiwa. Jika ada satu yang tersakiti, maka yang lain akan merasakan sakitnya. Kita bagaikan satu bangunan, yang saling menopang satu dan lainnya. Rasulullah saw bersabda,
“مَثَلُ الْمُؤْمِنِينَ فِي تَوادِّهم وَتَرَاحُمِهِمْ وَتَوَاصُلِهِمْ كَمَثَلِ الْجَسَدِ الْوَاحِدِ، إِذَا اشْتَكَى مِنْهُ عُضْوٌ تَدَاعَى لَهُ سَائِرُ الْجَسَدِ بالحُمَّى والسَّهَر”
Perumpamaan orang-orang mukmin dalam persahabatan kasih sayang dan persaudaraannya sama dengan satu tubuh; apabila salah satu anggotanya merasa sakit, maka rasa sakitnya itu menjalar ke seluruh tubuh menimbulkan demam dan tidak dapat tidur (istirahat). Di dalam hadis sahih disebutkan pula:
“الْمُؤْمِنُ لِلْمُؤْمِنِ كَالْبُنْيَانِ، يَشُدُّ بَعْضُهُ بَعْضًا”
Orang mukmin (terhadap mukmin lainnya) bagaikan satu bangunan, satu sama lainnya saling kuat-menguatkan.Lalu Rasulullah Saw. merangkumkan jari jemarinya.
In sya Allah siang hari ini, 17 Januari 2025 ada aksi Palestina, mari bagi turut ikut serta dalam aksi menyuarakan kemerdekaan rakyat Palestina dan Masjid Al-Aqsa.
بَارَكَ الله لِي وَلَكُمْ فِى اْلقُرْآنِ اْلعَظِيْمِ، وَنَفَعَنِي وَإِيَّاكُمْ بِمَافِيْهِ مِنْ آيَةِ وَذِكْرِ الْحَكِيْمِ وَتَقَبَّلَ اللهُ مِنَّا وَمِنْكُمْ تِلاَوَتَهُ وَإِنَّهُ هُوَ السَّمِيْعُ العَلِيْمُ، وَأَقُوْلُ قَوْلِي هَذَا فَأسْتَغْفِرُ اللهَ العَظِيْمَ إِنَّهُ هُوَ الغَفُوْرُ الرَّحِيْم
Khutbah II
اَلْحَمْدُ للهِ عَلىَ إِحْسَانِهِ وَالشُّكْرُ لَهُ عَلىَ تَوْفِيْقِهِ وَاِمْتِنَانِهِ. وَأَشْهَدُ أَنْ لاَ اِلَهَ إِلاَّ اللهُ وَاللهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيْكَ لَهُ وَأَشْهَدُ أنَّ سَيِّدَنَا مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ الدَّاعِى إلىَ رِضْوَانِهِ. اللهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وِعَلَى اَلِهِ وَأَصْحَابِهِ وَسَلِّمْ تَسْلِيْمًا كِثيْرًا أَمَّا بَعْدُ فَياَ اَيُّهَا النَّاسُ اِتَّقُوا اللهَ فِيْمَا أَمَرَ وَانْتَهُوْا عَمَّا نَهَى وَاعْلَمُوْا أَنَّ اللهَ أَمَرَكُمْ بِأَمْرٍ بَدَأَ فِيْهِ بِنَفْسِهِ وَثَـنَى بِمَلآ ئِكَتِهِ بِقُدْسِهِ وَقَالَ تَعاَلَى إِنَّ اللهَ وَمَلآئِكَتَهُ يُصَلُّوْنَ عَلىَ النَّبِى يآ اَيُّهَا الَّذِيْنَ آمَنُوْا صَلُّوْا عَلَيْهِ وَسَلِّمُوْا تَسْلِيْمًا. اللهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلِّمْ وَعَلَى آلِ سَيِّدِناَ مُحَمَّدٍ وَعَلَى اَنْبِيآئِكَ وَرُسُلِكَ وَمَلآئِكَةِ اْلمُقَرَّبِيْنَ وَارْضَ اللّهُمَّ عَنِ اْلخُلَفَاءِ الرَّاشِدِيْنَ أَبِى بَكْرٍ وَعُمَر وَعُثْمَان وَعَلِى وَعَنْ بَقِيَّةِ الصَّحَابَةِ وَالتَّابِعِيْنَ وَتَابِعِي التَّابِعِيْنَ لَهُمْ بِاِحْسَانٍ اِلَىيَوْمِ الدِّيْنِ وَارْضَ عَنَّا مَعَهُمْ بِرَحْمَتِكَ يَا أَرْحَمَ الرَّاحِمِيْنَ اَللهُمَّ اغْفِرْ لِلْمُؤْمِنِيْنَ وَاْلمُؤْمِنَاتِ وَاْلمُسْلِمِيْنَ وَاْلمُسْلِمَاتِ اَلاَحْيآءُ مِنْهُمْ وَاْلاَمْوَاتِ اللهُمَّ أَعِزَّ اْلإِسْلاَمَ وَاْلمُسْلِمِيْنَ وَأَذِلَّ الشِّرْكَ وَاْلمُشْرِكِيْنَ وَانْصُرْ عِبَادَكَ اْلمُوَحِّدِيَّةَ وَانْصُرْ مَنْ نَصَرَ الدِّيْنَ وَاخْذُلْ مَنْ خَذَلَ اْلمُسْلِمِيْنَ وَ دَمِّرْ أَعْدَاءَ الدِّيْنِ وَاعْلِ كَلِمَاتِكَ إِلَى يَوْمَ الدِّيْنِ. اللهُمَّ ادْفَعْ عَنَّا اْلبَلاَءَ وَاْلوَبَاءَ وَالزَّلاَزِلَ وَاْلمِحَنَ وَسُوْءَ اْلفِتْنَةِ وَاْلمِحَنَ مَا ظَهَرَ مِنْهَا وَمَا بَطَنَ عَنْ بَلَدِنَا اِنْدُونِيْسِيَّا خآصَّةً وَسَائِرِ اْلبُلْدَانِ اْلمُسْلِمِيْنَ عآمَّةً يَا رَبَّ اْلعَالَمِيْنَ. رَبَّنَا آتِناَ فِى الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِى اْلآخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ. رَبَّنَا ظَلَمْنَا اَنْفُسَنَا وَاإنْ لَمْ تَغْفِرْ لَنَا وَتَرْحَمْنَا لَنَكُوْنَنَّ مِنَ اْلخَاسِرِيْنَ. عِبَادَاللهِ ! إِنَّ اللهَ يَأْمُرُ بِاْلعَدْلِ وَاْلإِحْسَانِ وَإِيْتآءِ ذِي اْلقُرْبىَ وَيَنْهَى عَنِ اْلفَحْشآءِ وَاْلمُنْكَرِ وَاْلبَغْي يَعِظُكُمْ لَعَلَّكُمْ تَذَكَّرُوْنَ وَاذْكُرُوا اللهَ اْلعَظِيْمَ يَذْكُرْكُمْ وَاشْكُرُوْهُ عَلىَ نِعَمِهِ يَزِدْكُمْ وَلَذِكْرُ اللهِ أَكْبَرْ
Referensi
[1] Riwayat di atas dikeluarkan oleh Imam Ahmad dalam musnadnya (1/259), Ibnu Suniy dalam ’Amalul Yaum wal Lailah, Al Baihaqi dalam Syu’abul Iman (3/1399), An Nawawi dalam Al Adzkar (245), diakses juga https://rumaysho.com/ pada tanggal 17 Januari 2025
[2] https://www.cnnindonesia.com/internasional/20241114180928-120-1166713/human-rights-watch-rilis-laporan-bukti-kejahatan-perang-israel-di-gaza. Diakses para tanggal 17 Januari 2025.
